Kekurangan dan kelebihan bekerja sebagai perawat, mahasiswa keperawatan wajib baca

Kekurangan dan kelebihan menjadi seorang perawat tentu hanya akan diketahui oleh seorang yang pernah bekerja menjadi seorang perawat, keluarga dari seorang perawat ataupun rekan kerja dari perawat sebagai contoh dokter maupun bidan. Profesi perawat merupakan profesi yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat, tidak hanya di rumah sakit saja, namun perawat juga dibutuhkan dalam bidang pekerjaan lainnya seperti pertambangan, pendidikan, bahkan di bidang penerbangan. Karena banyaknya kebutuhan akan tenaga keperawatan maka tidak jarang orang tua menginginkan anaknya masuk ke pendidikan ilmu keperawatan baik itu DIII keperawatan ataupun S1 keperawatan, agar kelak ketika anaknya selesai menempuh pendidikan dapat segera memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya.

Kekurangan dan kelebihan bekerja sebagai perawat

Nah bagi kamu yang tertarik menjadi seorang perawat dan ingin masuk ke pendidikan keperawatan, kamu harus mengetahui terlebih dahulu, kekurangan dan kelebihan menjadi seorang perawat. Berikut ini saya merangkum beberapa kelebihan dan kekurangan bekerja menjadi seorang perawat. Artikel ini murni dari pengalaman admin sendiri.

Kelebihan bekerja sebagai perawat :


Memperoleh wawasan yang luas

Menjadi seorang tenaga kesehatan tentu kamu harus banyak-banyak belajar karena ilmu pengetahuan khususnya di bidang kesehatan akan selalu berkembang dan tenaga keperawatan dituntut harus bisa mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bekerja sebagai seorang perawat akan selalu berinteraksi dengan klien atau pasien. Klien akan mengutarakan permasalahan kesehatan kepada seorang perawat dan seringkali klien akan menanyakan masalah kesehatan kepada seorang perawat. Dalam situasi tersebut tentu kamu harus memberikan informasi dengan benar mengenai masalah kesehatan dari seorang klien. Kamu diperbolehkan dan memang memiliki peran memberikan informasi dan edukasi kepada klien sejauh informasi tersebut masih dalam ranah keperawatan dan kamu juga harus bisa memilah mana informasi yang boleh perawat berikan dan mana informasi yang hanya boleh diberikan oleh dokter.


Kamu akan memperoleh banyak rekan kerja 

Khusus jika kamu bekerja di rumah sakit, tentu kamu akan menemukan banyak teman-temanmu sesama perawat. Kamu tidak akan merasa sendiri dan dapat mengambil bagian dalam layanan perawatan di tempatmu bekerja. Hal ini akan berbeda dengan profesi lainnya dimana kadang hanya membutuhkan satu orang profesi dalam satu instansi.

Memperoleh banyak kenalan

Seorang perawat akan selalu berinteraksi terhadap banyak orang dengan latar belakang yang berbeda. Dalam prakteknya, seorang perawat akan mudah mendapatkan kenalan baru, baik itu pasien maupun profesi lainnya di lingkungan tempatnya bekerja. Karena pada dasarnya perawat tidak dapat bekerja sendiri dan membutuhkan profesi lain dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal. Kamu akan mendapat banyak kenalan dari beberapa profesi seperti dokter, bidan, farmasi, radiologi, okupasi terapi, ataupun fisioterapi. Kamu juga dapat bertukar ilmu dengan mereka sehingga kamu mendapatkan ilmu pengetahuan yang baru.


Menjadi seorang yang disiplin dan menghargai waktu

Dengan menjadi seorang perawat kamu akan bisa lebih menghargai waktu dan dapat menjadi pembelajaran untuk dapat hidup secara disiplin. Khusus bagi perawat yang bekerja di rumah sakit ataupun poliklinik, kamu akan bekerja sesuai dengan system shift. Dalam menjalani system shift maka diperlukan kemampuan untuk memanage waktu dengan baik sehingga kamu dapat cukup beristirahat serta cukup waktu bersama keluarga.


Melatih menjadi pendengar yang baik

Mendengarkan akan lebih susah jika dibandingkan dengan berbicara. Hal itu dapat kamu temui ketika memberikan layanan kepada klien. Klien akan menceritakan segala permasalahan kesehatannya kepadamu atau bahkan masalah pribadi kepada seorang perawat. Disini kamu dipercaya untuk mendengarkan masalah dari seorang klien. Adakalanya klien hanya membutuhkan seorang “teman” untuk mendengarkannya, dan tugasmu untuk mendengarkan dan setidaknya memberikan solusi dengan menggali sumber daya dari klien tersebut. Ruang lingkup seorang perawat juga menyangkut aspek psikososial bukan ??

Dapat melatihmu untuk belajar berbicara

Bagi kamu yang cenderung pendiam serta memiliki kesulitan untuk berbicara atau berkomunikasi di depan umum, dalam prektek keperawatan kamu dituntut untuk bisa berkomunikasi baik itu komunikasi interpersonal maupun komunikasi terapeutik terhadap klien. Dalam pelayanan keperawatan di lingkup pusat kesehatan masyarakat, seringkali perawat harus memberikan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat terkait dengan upaya preventif terhadap masalah kesehatan yang mungkin bisa terjadi. Disini kamu bisa belajar untuk dapat berkomunikasi menyampaikan materi dan belajar menyampaikan pendapat.


Mengetahui perkembangan informasi yang berhubungan dengan layanan kesehatan

Dengan bekerja sebagai perawat tentu kamu akan mengetahui barbagai informasi penting yang berhubungan dengan layanan kesehatan, sebagai contoh asuransi kesehatan, layanan rujukan kesehatan, layanan ambulance, layanan homecare dan masih banyak lainnya. Mungkin bagi kamu pribadi informasi tersebut kurang begitu bermanfaat, namun bagi orang lain, informasi tersebut cukup dapat membantu mereka yang membutuhkan informasi.


Perawat merupakan menantu idaman para mertua

Perawat merupakan menantu idaman. Orang tua mana yang tidak ingin memiliki menantu seorang perawat?. Para orangtua seringkali  berharap anaknya mendapatkan seorang pasangan yang berprofesi di bidang kesehatan baik itu dokter, bidan, perawat atau tenaga kesehatan yang lainnya. Mengapa demikian? alasannya adalah sederhana, dengan memiliki menantu seorang perawat maka diharapkan dapat merawat cucu dengan baik dan kelak juga dapat merawat mereka di hari tua. Nah bagi kamu yang masih ragu-ragu mau menjadi perawat, pikirkan kembali kelebihan profesi yang satu ini.


Perawat : merawat klien, diri sendiri dan keluarga

Hampir sama dengan alasan diatas, ilmu keperawatan sangat aplikatif digunakan sehari-hari. Selain dapat merawat diri sendiri dan klien, kamu juga dapat mengaplikasikan ilmu yang kamu miliki bila ada keluarga yang sakit. Kamu akan lebih mengerti perjalanan penyakit atau masalah kesehatan yang dialami oleh anggota keluargamu dan dapat mengambil upaya yang tepat untuk mengatasi masalah kesehatan dengan memberikan tindakan asuhan keperawatan secara holistic.


Kamu dapat mengaplikasikan ilmu yang kamu miliki di masyarakat

Kamu dapat ikut turut serta mengaplikasikan ilmu yang kamu miliki dalam kegiatan di masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Beberapa kegiatan masyarakat seperti Posyandu anak, posyandu lansia, sunatan masal sangat memerlukan tenaga keperawatan. Dengan ilmu yang kamu miliki dan kesediaanmu untuk melayani, tentu masyarakat di sekitarmu akan senang dengan kehadiranmu.


Memiliki sumber penghasilan yang pasti

Hal ini yang membedakan antara seorang pegawai dengan wirausaha atau wiraswasta. Dengan menjadi seorang perawat yang bekerja baik itu swasta maupun di negeri setidaknya perawat memiliki sumber penghasilan yang pasti dan cukup untuk memenuhi keperluan sehari-hari. Mungkin beberapa diantara perawat memang belum memiliki nasib yang sama karena sampai sekarang masih ada perawat yang belum mendapatkan upah yang sepadan dan masih dibawah UMR. Namun dengan usaha serta kerja keras hal tersebut dapat diatasi.

Memiliki kesempatan untuk bekerja di berbagai tempat

Kesempatan bekerja bagi tenaga keperawatan cukup luas dan hampir setiap daerah kabupaten ataupun propinsi memerlukan tenaga keperawatan. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya formasi cpns yang diusulkan pemerintah daerah masing-masing kabupaten ataupun propinsi. Selain bekerja di rumah sakit tidak jarang beberapa bidang lainnya memerlukan tenaga keperawatan seperti klinik kecantikan, layanan emergency, perawat yang bekerja di organisasi profesi, bahkan perawat di bidang pertambangan sebagia pengawas keselamatan kerja. Selain memiliki kesempatan untuk dapat bekerja di berbagai tempat dan bidang lain selain kesehatan, perawat juga dapat mengembangkan profesinya menjadi seorang dosen atau pengajar, tentunya perawat tersebut juga harus melanjutkan pendidikan terlebih dahulu untuk dapat menjadi seorang tenaga pengajar.


Perawat pekerjaan mulia jika kita menghayatinya

Jika dihayati pekerjaan sebagai perawat adalah pekerjaan yang sangat mulia. Dalam agama apapun saya yakin membantu orang yang sedang mengalami kesusahan adalah tindakan yang benar dan setiap agama mengajarkan kita untuk saling tolong menolong. Selain kamu dapat upah sebagai seorang pekerja kamu dapat menjalankan kewajiban dari agama yang kamu yakini dengan memberikan pelayanan kepada sesama yang membutuhkan.

Dapat mendirikan praktek keperawatan mandiri

Saat ini tidak hanya bidan dan dokter saja yang dapat mendirikan praktek. Perawat juga dapat mendirikan praktek keperawatan mandiri tentunya dengan lingkup dan cakupan  sesuai dengan ilmu keperawatan yang dimilikinya. Perawat juga dapat mendirikan homecare atau layanan keperawatan pada klien yang berada di rumah. Beberapa klien dengan keterbatasan aktifitas sangat membutuhkan bantuan tenaga keperawatan untuk dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Anda dapat melakukan perawatan pasien tirah baring, pemasangan dan pelepasan sonde, ceteter serta dapat melakukan perawatan luka modern. Dengan hal ini seorang perawat akan mendapatkan tambahan pemasukan selain gaji yang diterimakan dari pihak penyelenggara layanan kesehatan tempat perawat tersebut bekerja.


Kekurangan bekerja sebagai perawat

Selain memiliki beberapa kelebihan, bekerja sebagai  perawat juga memiliki kekurangan. Memang setiap pekerjaan pasti memiliki kekurangan yang tidak bisa disamakan satu dengan yang lain. Berikut ini kekurangan bekerja sebagai perawat :


Harus bekerja dalam system shift

Khusus bagi perawat yang bekerja di rumah sakit, tentu kamu harus dapat bekerja dalam system shift. Bekerja dalam system shift memang dapat melatih kita untuk bisa memanage waktu dengan baik, namun system shift juga memiliki beberapa kekurangan yakni kita tidak memiliki jam-jam istirahat secara teratur. Selain itu dengan system shift kita juga tidak bisa melakukan acara-acara yang sifatnya mendadak terutama ketika kita masuk kerja. Kita harus mencari rekan yang mau dan bisa diajak untuk bertukar jaga agar bisa mengikuti acara tersebut.

Sering dipandang sebelah mata

Beberapa kalangan masyarakat masih mempunyai anggapan bahwa perawat adalah pembantu dokter. Sehingga seringkali perawat masih dipandang sebelah mata. Faktanya perawat adalah tenaga professional mitra dari dokter dan pelayan kesehatan lainnya dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan terutama layanan keperawatan yang bersifat holistik.

Tidak selalu bisa libur di hari minggu atau di hari raya

Mungkin hal ini juga dirasakan profesi lainnya selain tenaga keperawatan. Ya benar, perawat tidak selalu mendapatkan libur di hari minggu atau bahkan dihari raya keagamaan sekalipun. Hal itu dikarenakan perawat bertanggung jawab secara langsung terhadap klien yang sedang sakit, opname ataupun yang membutuhkan pelayanan keperawatan  lainnya seperti di poliklinik, pos kesehatan, ataupun instalasi gawat darurat.


Beberapa perawat masih menerima gaji di bawah UMR

Seperti telah disinggung sebelumnya bahwa tidak selamanya perawat dapat memperoleh gaji yang besar dan cukup. Beberapa perawat bahkan harus menerima gaji di bawah UMR. Hal itu sangatlah kontras dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk dapat menyelesaikan pendidikan keperawatan baik itu DIII ataupun S1 keperawatan yang rata-rata lebih mahal jika dibandingkan dengan fakultas lainnya terutama fakultas ilmu pendidikan.

Itulah tadi beberapa kekurangan dan kelebihan bekerja sebagai perawat. Apapun motivasimu bekerja sebagai perawat, hayatilah profesimu saat ini. Sadarilah dibalik keringat dan jerih payah yang kamu lakukan, kamu telah menolong sesamamu yang memerlukan uluran tangan. Setidaknya kamu telah mengambil bagian dalam kasih pelayanan Tuhan dan menjadikanmu perpanjangan tangannya untuk melayani sesama.
    

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kekurangan dan kelebihan bekerja sebagai perawat, mahasiswa keperawatan wajib baca"

Posting Komentar