perbedaan jeans dan denim, kenali bagian-bagian celana jeans dan fungsinya

Perbedaan jeans dan denim mungkin tidak dipahami oleh beberapa orang, bahkan diantaranya beranggapan jeans dan denim adalah sama. Hal itu menyebabkan beberapa kesalahan dalam penyebutan sebuah produk misalkan membeli jaket berbahan jeans ataupun menggunakan tas yang berbahan dasar jeans.


Denim sendiri adalah kain yang digunakan untuk membuat jeans. Namun penggunaan denim tidak hanya digunakan untuk membuat jeans saja, kain ini juga digunakan untuk membuat beberapa produk lain seperti jaket, kemeja, dompet, tas  dan beberapa aseseoris lainnya.  Sedangkan yang dimaksud dengan jeans adalah celana berbahan dasar denim yang pertama kali dipernakalkan oleh Levi Strauss dengan ciri khas memiliki beberapa bagian dasar seperti rivets, coin pocket, backpocket dan front pocket. Jadi sudah jelas bukan, bahwa denim dan jeans itu berbeda. Jeans merupakan salah satu produk olahan dari denim sedangkan denim merupakan kain pembuat jeans.

Sejarah pembuatan jeans

Celana jeans memiliki sejarah yang cukup panjang dan menarik.  Awal diciptakan jeans pada tahun 1873 oleh 2 orang yakni Jakob Davis dan Strauss, keduanya berasal dari negara Italia. Jeans di kala itu merupakan sebutan untuk celana yang berasal dari kota Genoa Italia, dimana di daerah tersebut tumbuh kapas kordurio, kapas terbaik untuk membuat kain bahan dasar jeans. Jika dilihat dari sejarahnya, celana jeans dibuat untuk para pekerja kasar yang membutuhkan celana dengan bahan yang kuat dan dapat menahan kondisi di lingkungan yang keras dan kasar.

Ide untuk membuat celana yang sesuai dengan kondisi lingkungan yang kasar berasal dari seorang penjahit yang berasal dari kota Reno Nevada yang bernama Jacob Davis, sejak saat itulah celana jeans dibuat untuk dapat memenuhi kebutuhan pakaian pekerja. Namun dalam prakteknya celana jeans buatan Davis seringkali mengalami beberapa kerusakan. Kerusakan yang paling sering adalah dibagian saku. Bagian saku tersebut seringkali robek dan rusak, untuk mensisati hal tersebut muncullah ide untuk menambahkan paku keling yang berasal dari bahan logam pada bagian sudut saku. Hasilnya celana jeans dengan saku yang kuat dapat diciptakan. Namun David tidak dapat mematenkan penemuannya tersebut karena tidak memiliki uang yang cukup untuk dapat mengurus hak paten. Berkat kerjasama dengan Levi Strauss pada tahun 1872 dua dari mereka memegang paten dari  Trademark Office AS.

Bagian depan celana jeans :

Celana jeans pada umumnya mempunyai desain yang saragam atau desain utama. Desain tersebut sudah lama dikenal dan dipakai oleh beberapa produsen jeans. Bagian-bagian dari celana jeans adalah : 

Bagian bagian celana jeans
Bagian celana jeans

  • Coin pocket
Nama lain dari coin pocket adalah the watch pocket atau saku jam. Mungkin beberapa dari anda berpikiran bahwa saku kecil yang berada di sisi sebelah kanan dari celana jeans ini adalah saku untuk menyimpan coin. Hal tersebut tidak sepenuhnya benar. Pada saat pertama jeans dibuat, saku kecil sebelah kanan ini belum ada, karena kebutuhan para penambang akan tempat yang aman untuk menyimpan jam yang mereka bawa, maka para penjahit yang membuat celana jeans menambahkan saku kecil di bagian atas scoop pocket / front pocket, agar jam yang mereka bawa dapat mudah diambil serta tidak mudah terjatuh. Perlu diketahui bahwa jam yang digunakan pada jaman dahulu memiliki desain seperti coin dengan disertai tali berupa rantai panjang. Seiring dengan perkembangan jaman maka desain jeans yang memiliki coin pocket tidak dihilangkan meskipun saku ini sudah sangat jarang dipakai.     

  • Front pocket
Nama lainnya adalah saku depan, merupakan bagian dari jeans yang sudah ada sejak awal jeans dibuat. Pada awalnya jeans  dibuat hanya memiliki 4 kantong saku, 2 saku di bagian belakang dan 2 saku di bagian depan, namun sejak abad pertengahan 1 saku ditambahakan di bagian depan yakni coint pocket.

  • Button
Hal yang membedakan celana jeans dengan celana lainnya adalah penggunaan kancing sebagai pengunci antara sisi bagian kanan dengan sisi bagian kiri. Untuk mengunci sisi bawah celana jeans maka celana jeans dilengkapi dengan resleting. Namun ada pula celana jeans yang tidak memiliki resleting tetapi menggunakan kancing secara keseluruhan, hal itu tergantung dari produsen celana jeans dan perkembangan fashion.

  • Rivets
Kita mengenalnya sebagai paku-paku kecil yang dipasang pada ujung-ujung kantong atau saku dari celana jeans. Rivets mulai digunakan pada tahun 1871. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa penggunaan paku kecil bertujuan untuk memperkuat jahitan, mengingat kerusakan yang paling sering adalah pada ujung dari saku celana jeans. Penggunaan rivets memang dapat memperkuat jahitan terutama pada ujung saku, namun pada prakteknya, penggunaan  rivets mempunyai beberapa permasalahan, salah satunya adalah kerusakan sofa yang diakibatkan karena goresan rivets pada saku bagian belakang. Untuk mengtasi hal tersebut maka beberapa inovasi mulai diciptakan, salah satunya adalah meniadakan rivets pada saku bagian belakang dan menggunakan bartack.


Bagian celana jeans belakang :

  • Back pocket ( saku belakang )
Sama seperti saku depan, penggunaan saku belakang sudah ada sejak pertama celana jeans dibuat dan merupakan desain yang dipakai sampai sekarang. Pada awalnya saku bagian belakang yang memiliki bentuk segilima tidak memiliki motif tertentu, namun sesuai dengan perkembangannya penambahan motif jahitan disematkan untuk menunjukkan produsen atau merk pembuat celana jeans tersebut. Motif jahitan tersebut dinamakan arcuata. Levi merupakan produsen jeans yang menambahkan arcuata pada bagian back pocket. Sejak saat itu banyak perusahaan celana jeans yang menambahkan arcuata pada produk mereka terutama di negara Amerika Serikat. Setelah itu penambahakan arcuata tidak hanya ditiru oleh produsen celana jeans dari negara Paman Sam saja melainkan ditiru oleh produsen jeans yang berasal dari negara Jepang dan beberapa kali harus bermasalah dengan tuntutan hukum karena dinilai menyamai produk jeans tertentu.
  • Belt loops ( lingkar pinggang )
Perlu anda ketahui bahwa pada saat pertama celana jeans dibuat, celana jeans tersebut tidak memiliki lubang sabuk, lubang sabuk baru ditambahkan pada tahun 1920. Pada tahun-tahun tersebut umumnya produsen celana jeans menyematkan 5 lubang sabuk dengan harapan celana jeans tidak melorot ketika digunakan. Namun penggunaan 5 lubang sabuk dirasa belum terlalu kuat dan membuat bagian samping ( bagian back pocket ) lebih longgar. Perusahaan jeans wrangler membuat inovasi yakni menambahkan 1 lubang sabuk di bagian belakang.
  • Branding patch
Branding patch merupakan bagian dari celana jeans yang diletakkan pada sisi bagian kanan belakang yang biasa terbuat dari kulit atau bahan sintetis lainnya. Panambahan branding patc bertujuan untuk memberikan informasi baik tentang produsen dari celana jeans maupun tentang kekuatan produk yang digunakan.


Fakta unik mengenai jeans :

  1. Untuk membuat saku celana yang kuat dan tidak mudah sobek maka digunakanlah paku keling pada bagian sudut-sudut saku, tidak terkecuali pada saku bagian belakang. Namun dengan adanya paku keling di saku bagian belakang menyebabkan permasalahan tersendiri, yakni beberapa pengguna mengeluh bahwa dengan adanya paku keling tersebut menyebabkan seringkali tergores pelana serta kursi sehingga pemakaian paku pada saku bagian belakang dihapus.
  2. Celana jeans saat ini memang sangat populer dan banyak digunakan baik itu di kalangan pria maupun wanita, namun tahukah anda bahwa awalnya bluejeans sangat populer di luar amerika serikat berkat tentara amerika serikat menggunakannya saat tidak bertugas, hal tersebut terjadi pada perang dunia II
  3. Blue jeans dilarang di tempat-tempat tertentu seperti sekolah, bioskop, dan restoran di tahun 50-an karena mereka dipandang sebagai bentuk pemberontakan terhadap konformisme.  


Sejarah pembuatan Denim

Denim berasal dari bahasa Perancis Serge De Nimes yang berarti, serge : kain yang kekar atau kokoh sedangkan nimers adalah nimes adalah nama salah satu kota dimana kain tersebut pertama kali dibuat. Denim awalnya digunakan sebagai pakaian pekerja tambang yang membutuhkan pakaian yang kuat dan memiliki daya tahan yang tinggi. Selain karena kemampuannya tahan terhadap beberapa kondisi, pemakaian denim sangat populer dikarenakan beberapa hal, salah satunya adalah adanya film-film Holywod yang bercerita tentang kehidupan koboy dimana para aktor di film tersebut menggunakan celana jeans dan jaket berbahan denim, sebut saja Marlon Brando yang membintangi film  "The Wild One" dan juga James Dean yang membintangi film "Rebel Without a Cause" pada tahun 1955. Setelah perang dunia berakhir, maka penggunaan denim semakin populer. Selain karena pengaruh fim-film Hollywod kepopuleran denim disebabkan karena muncul pabrik-pabrik baru pembuat denim dengan berbagai gaya, sebut saja Wrangler dan Lee. 

Dalam proses pewarnaannya, denim dapat dibagi menjadi 2 jenis, yang pertama adalah denim yang diwarnai dengan pewarna dari tumbuhan Indigofera tinctoria dan yang kedua adalah denim yang diwarnai dengan bahan-bahan sintetis. Nah yang paling sering digunakan pada saat ini adalah denim yang diwarnai menggunakan bahan-bahan sintetis. Untuk mendapatkan warna yang kuat maka denim harus mengalami beberapa proses pencelupan dan dikeringkan secara berkali-kali. Selain untuk memperoleh warna yang kuat proses pencucian dan pencelupan bertujuan untuk melembutkan serat kain, agar nyaman dipakai.

Nah itulah tadi beberapa perbedaan jeans dan denim dan sejarah pembuatannya, dari beberapa point yang telah disebutkan diatas dapat diambil kesimpulan :

  1. Jeans merupakan salah satu jenis celana yang terbuat dari denim sedangkan denim merupakan bahan dasar untuk membuat celana jeans
  2. Denim tidak hanya digunakan untuk membuat celana saja melainkan dapat digunakan untuk membuat produk-produk lainnya seperti : jaket, kemeja, dompet, tas dan beberapa ascesoris lainnya.
  3. Semua jeans termasuk dalam denim namun tidak semua denim adalah jeans

Semoga artikel mengenai perbedaan jeans dan denim serta bagian-bagian dari celana jeans ini bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "perbedaan jeans dan denim, kenali bagian-bagian celana jeans dan fungsinya"

Posting Komentar